SELAMAT DATANG DI BLOG AGUPENA PEKALONGAN

Senin, 20 Desember 2010

PUISI-PUISI EKI YANMIA LS

Posted by AGUPENA Pekalongan on 20.46 0 komentar




“ MATA MALAIKAT “
Pandanglah mata MalaikatNya
Kamu akan berpikir kamu sedang berada di surga
Dan suatu hari kamu akan dapati Ia akan memakai samaran seperti itu
Jangan memandang terlalu tajam kepada mata Malaikat itu
Domiyang-Paninggaran, 2010-11-29
“ TAK BIARKAN “
Kau tak biarkan sedihku menjadi tangis
Kau tak biarkan tawaku menjadi lupa
Kau tak pernah pasangkan pasung yang belenggu kakiku
Kau tak pernah pasangkan rantai dikedua tanganku
Karena sayangmu selimut yang menentramkan jiwa
Bila kunyanyikan...takkan cukup hari kubentang
Tuk jelajahi tiap maknanya
Karena...
Sayangmu, angin yang membimbing disaat kuterbang
Domiyang-Paninggaran, 2010-11-29
“ CINTA DATANG “
Bulan tersenyum,bintang bersinar
Pertanda langit sedang cerah...
Muka berseri,hati berdebar
Pertanda cinta sedang merekah...
Domiyang-Paninggaran, 2010-11-29

            “BIMBANG”
Mendung...gelap...
Suara petir mengacaukan fikirku
Dinginnya angin dan hujan badai
Basahi tanah kering...
Buatku jadi bimbangkan semua
Domiyang-Paninggaran, 2010-11-29
“RANTAI  ITU”
Rantai itu telah patah...
Ketika awan masih menggantung
Dikala mega-mega mulai menari
Rantai itu jatuh begitu saja...
Terkapar tak berdaya
Di tengah ombang-ambing ombak
Rantai itu...
Ah...
Kian menghilang ditelan malam kelam
Domiyang-Paninggaran, 2010-11-29
“ APA......SIAPA?”
Berawan...di atas sana
Biru...mendayu
Saat ini terasa berbeda
Di antara dinding-dinding ini
Ada yang berjalan pelan tanpa suara
Seperti angin yang berhembus perlahan
Merasuki pundi-pundi jiwa
Melebihi keindahan sayap Malaikat yang berdansa
Semua terasa berbeda,ketika...
Bintang itu jatuh
Di sudut jendela
Domiyang-Paninggaran, 2010-11-29

“ AMBANG PERPISAHAN“
Tatap dan pandanglah aku
Sebelum jarak membentang memisahkan kita
Di saat aku lemah lunglai tak berdaya
Tatapmu sejukkan hatiku
Beri asa di jiwaku

Domiyang-Paninggaran, 2010-11-29

Eki Yanmia Lestasari
GWB SDN 01 Tenogo
Paninggaran-Pekalongan
(Anggota Agupena Kab.Pekalongan)
Continue...


Sabtu, 18 Desember 2010

PANITIA SEMARAK TAHUN BARU 1432 HIJRIYAH KECAMATAN PANINGGARAN

Posted by AGUPENA Pekalongan on 21.29 0 komentar

PROPOSAL PERMOHONAN BANTUAN DANA
SEMARAK TAHUN BARU 1432 HIJRIYAH
KECAMATAN PANINGGARAN
KABUPATEN PEKALONGAN

Oleh :
PANITIA
SEMARAK TAHUN BARU 1432 HIJRIYAH
KECAMATAN PANINGGARAN
KABUPATEN PEKALONGAN
Semarak Tahun Baru 1432 H Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan

Nomor : 005/PAN.STB/XI/2010 Paninggaran, 27 November 2010
Lampiran : 1 (satu) bendel
Hal : Permohonan Bantuan Dana

Kepada Yth. Bpk/Ibu
Dermawan/Donatur
...............................................................
di
Tempat
Dengan hormat,
Dalam rangka mensyiarkan sekaligus memeriahkan Tahun Baru 1432
H, dengan ini kami sampaikan bahwa kami akan menyelenggarakan
rangkaian kegiatan Semarak Tahun Baru 1432 H yang Insya Allah akan
dilaksanakan pada:
Hari, Tanggal : Senin-Rabu , 6-22 Desember 2010
Waktu : Pukul 08.00 WIB sampai selesai
Tempat : Gedung KPRI MEKAR Paninggaran,
Balai Desa Paninggaran, dan
tempat terkait lainnya
Jenis Kegiatan : Terlampir
Estimasi Peserta dan
Pengunjung : 1500 orang
Demi suksesnya kegiatan, dimohon dengan hormat agar Bapak/Ibu
berkenan untuk membantu pendanaan kegiatan tersebut.
PANITIA
SEMARAK TAHUN BARU 1432 HIJRIYAH
KEC. PANINGGARAN KAB. PEKALONGAN
Sekretariat: Jl. Raya Paninggaran Kauman Km. 01  51164 HP 081326976273
www.pramukakupaninggaran.wordpress.com Email: dkrpaninggaran@gmail.com
Semarak Tahun Baru 1432 H Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan
Demikian permohonan ini kami sampaikan. Besar harapan kami atas
terkabulnya permohonan ini.
Atas kebijakan dan kerjasamanya, kami sampaikan terima kasih.
Panitia Semarak Tahun Baru 1432 H
Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan
Ketua Sekretaris
DZAKIRON HELMY MUBAROK
Mengetahui,
Kepala UPT Pendidikan Paninggaran Gerakan Pramuka
Kwarran 11.26.02 Paninggaran
Ka. Kwarran
H. MUSTOFA, S.Pd. WACHYUDI, S.Pd.
Pembina NTA. 1126020001
NIP 19611020 198405 1 001
Mengetahui,
Camat Paninggaran
Tembusan, disampaikan kepada Yth.:
1. Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
2. Ketua Dewan Kerja Nasional
3. Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Propinsi Jawa Tengah
4. Ketua Dewan Kerja Daerah
5. Bupati Pekalongan
6. Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan
7. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan
8. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan
9. Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Pekalongan
10. Ketua Dewan Kerja Cabang
Semarak Tahun Baru 1432 H Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan
PROPOSAL KEGIATAN
SEMARAK TAHUN BARU 1432 H
KECAMATAN PANINGGARAN KABUPATEN PEKALONGAN
I. PENDAHULUAN
Tahun baru Islam merupakan bagian integral dari sejarah Islam yang
mengandung makna penting sekaligus pembelajaran sejarah yang memiliki pesanpesan
mulia. Proses dakwah Nabi Muhammad SAW yang senantiasa
mengedepankan akhlak mulia, kesabaran, dan penghormatan atas hak-hak asasi
manusia semestinya menjadi rujukan awal bagi seluruh umat Islam dalam
meneruskan perjuangan menyampaikan pesan-pesan perdamaian,
Sebagai salah satu upaya mensyiarkan dan memeriahkan tahun baru Islam
tersebut, sekaligus menumbuhsuburkan kembali kepedulian terhadap anak yatim dan
fakir miskin, kami mengagas kegiatan Semarak Tahun Baru 1432 Hijriyah yang
merupakan kali pertama penyelenggaraan di tingkat Kecamatan Paninggaran. Misi
utama kegiatan ini adalah penggalangan dana anak yatim dan fakir miskin dimana
tindak lanjut yang diharapkan adalah adanya sebuah sistim pengelolaan dana yang
berkelanjutan, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Dengan beragam kegiatan sebagai sebuah satu rangkaian, yang membidik
hampir semua usia dan seluruh unsur masyarakat, kegiatan ini diharapkan akan
menyedot animo dan perhatian masyarakat sekaligus menjadi puncak kegiatan
peringatan Tahun Baru 1432 H di Kecamatan Paninggaran serta mengakomodasi
kepentingan pelaku usaha sebagai sponsor dan pendukung kegiatan dalam bentuk
promosi berkelanjutan dan penjualan langsung melalui stan penjualan, pamflet,
facebook, dan blog. Ke depan, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan.
PANITIA
SEMARAK TAHUN BARU 1432 HIJRIYAH
KEC. PANINGGARAN KAB. PEKALONGAN
Sekretariat: Jl. Raya Paninggaran Kauman Km. 01  51164 HP 081326976273
www.pramukakupaninggaran.wordpress.com Email: dkrpaninggaran@gmail.com
Semarak Tahun Baru 1432 H Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan
II. TEMA KEGIATAN
Dengan Semangat Tahun Baru 1432 Hijriyah, Kita Tingkatkan Kepedulian dan
Solidaritas Terhadap Anak Yatim dan Fakir Miskin
III. SLOGAN KEGIATAN
Mari Peduli, Mari Berbagi
IV. TUJUAN DAN MANFAAT
1. Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan Semarak Tahun Baru 1432
Hijriyah ini adalah:
a. Melestarikan peringatan Tahun Baru Islam sebagai bagian yang tak
terpisahkan dari sejarah Islam.
b. Menggairahkan semangat keberagamaan melalui kompetisi bernuansa
agamis dalam upaya membentuk pribadi muslim yang berkarakter, siap
berkompetisi secara sehat, terbuka terhadap perubahan, toleran terhadap
perbedaan, serta mencintai agama, tanah air dan bangsanya.
c. Menumbuhkembangkan kepedulian dan solidaritas terhadap anak yatim dan
fakir miskin kepada generasi muda sejak dini.
d. Tergalangnya dana peduli terhadap anak yatim dan fakir miskin
2. Manfaat
Sedangkan manfaat yang ingin diperoleh melalui kegiatan Semarak Tahun Baru
1432 Hijriyah ini adalah:
a. Bagi Penyelenggara dan Panitia
1) Sarana aktualisasi diri melalui kegiatan yang positif, bermanfaat dan
berdaya guna.
2) Wahana kaderisasi dan implementasi kerja sama tim (team work)
3) Sarana menyuburkan kepekaan dan kepedulian.
b. Bagi Masyarakat
1) Terselenggaranya kegiatan yang positif yang dapat memacu anggota
masyarakat untuk senantiasa berkompetisi secara sehat.
2) Terhimpunnya dana bagi anak yatim dan fakir miskin yang dapat
mengurangi persoalan-persoalan sosial.
3) Sarana hiburan yang menyehatkan
Semarak Tahun Baru 1432 H Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan
c. Bagi Pemerintah Daerah
1) Terpupuknya mental anggota masyarakat dan warga negara yang peka
dan peduli serta bersahabat dengan perbedaan dan kompetisi yang
sehat.
2) Terselenggaranya kegiatan yang dapat menampung sekaligus
mewadahi aneka potensi, minat, dan bakat anggota masyarakat.
3) Terbangunnya sistim komunikasi yang sehat antareleman masyarakat
dan antara masyarakat dengan Pemerintah Daerah.
d. Bagi Pelaku Usaha/Sponsor
1) Sarana mempromosikan produk/jasa dan memperluas segmen pasar .
2) Sarana mendekatkan diri terhadap konsumen dan calon konsumen
potensial.
3) Terbentuknya image perusahaan yang peduli terhadap kegiatankegiatan
sosial kemasyarakatan.
V. PENYELENGGARA DAN PANITIA
Penyelenggara Semarak Tahun Baru 1432 Hijriyah adalah Dewan Kerja Ranting
(DKR) Gerakan Pramuka Kecamatan Paninggaran dan Jama’ah Barzanji AL
HIDAYAH Paninggaran; dan bertindak sebagai Panitia adalah Panitia Semarak
Tahun Baru 1432 Hijriyah dengan susunan terlampir.
VI. WAKTU DAN TEMPAT
1. Waktu
Hari, : Senin-Rabu
Tanggal : 6-22 Desember 2010
Waktu : Pukul 08.00 WIB sampai selesai
2. Tempat
Balai Desa Paninggaran, Gedung KPRI MEKAR, SD Negeri 01 Paninggaran,
dan tempat terkait lainnya
Jadwal kegiatan selengkapnya terlampir
Keterangan:
Kegiatan yang melibatkan pelajar secara langsung di lokasi lomba dilaksanakan
setelah pelaksanaan Ulangan Akhir Semester II pada satuan pendidikan SD/MI
sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar
Semarak Tahun Baru 1432 H Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan
VII. MITRA STRATEGIS
Mitra strategis dalam penyelenggaraan Semarak Tahun Baru 1432 Hijriyah adalah:
1. Pemerintah Kabupaten Pekalongan
2. Asosiasi Guru Penulis (Agupena) Jawa Tengah Cabang Kabupaten Pekalongan
3. Gerakan Pramuka Kabupaten Pekalongan
4. Dewan Kerja Cabang Kabupaten Pekalongan
5. Harian SUARA MERDEKA Biro Pekalongan
6. Pelaku Usaha
7. Pemerintah Kecamatan Paninggaran
8. UPT Pendidikan Kecamatan Paninggaran
9. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Paninggaran
10. Pengawas TK/SD/SDLB UPT Pendidikan Paninggaran
11. Badan Koordinasi (Badko) Taman Pendidikan Al Qur’an Kec. Paninggaran
12. Pengawas RA/MI/Diniyah Kecamatan Paninggaran
13. Paguyuban Kepala SD (PKSD) Kecamatan Paninggaran
14. Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Kecamatan Paninggaran
15. Kelompok Kerja Guru (KKG) PAUD Kecamatan Paninggaran
16. Kelompok Kerja Guru (KKG) RA Kecamatan Paninggaran
17. Kelompok Kerja Guru (KKG) TK Kecamatan Paninggaran
VIII. PUBLIKASI
Publikasi Semarak Tahun Baru 1432 Hijriyah dilakukan melalui:
1. Press release kepada Harian Umum SUARA MERDEKA
2. Undangan partisipasi untuk seluruh instansi/lembaga pemerintah dan non
pemerintah, lembaga pendidikan formal dan nonformal, organisasi
kemasyarakatan dan kepemudaan.
3. Pamflet yang terpasang di 50 titik strategis Kecamatan Paninggaran dan
didistribusikan langsung di Pasar Paninggaran
4. Stiker yang didistribusikan ke seluruh wilayah Kecamatan Paninggaran sekaligus
sebagai upaya penggalangan dana.
5. Buletin AL HIDAYAH
6. Facebook dkr paninggaran dan sembilan facebook lainnya milik perorangan
secara bersamaan
7. Blog/website:
a. Website Kwartir Nasional: www.pramuka.or.id
b. Website Agupena Jawa Tengah: www.agupenajateng.net
c. Blog Agupena Kab. Pekalongan: www.agupenapekalongan.blogspot.com
d. Blog Pramuka: www.pramukakupaninggaran.wordpress.com
e. Blog SDN Tanggeran: www.sdntanggeran.blogspot.com
Semarak Tahun Baru 1432 H Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan
Sedangkan hasil kegiatan, termasuk hasil pengumpulan dana (meliputi jumlah dan
nama penyumbang) akan di-update secara kontinyu di blog dan facebook DKR serta
di Buletin Al Hidayah
IX. SUMBER DANA
Sumber dana Semarak Tahun Baru 1432 Hijriyah diharapkan dan diupayakan berasal
dari:
1. Sponsor
2. Bantuan Instansi pemerintah dan nonpemerintah
3. Donatur
4. Kas organisasi
5. Usaha lain dari panitia yang halal, sah, dan tidak mengikat
X. PESERTA DAN PENGUNJUNG
Peserta, pendamping, dan pengunjung kegiatan diperkirakan berjumlah 1500 orang
XI. RENCANA ANGGARAN BIAYA
Rencana Anggaran Biaya Semarak Tahun Baru 1432 Hijriyah terlampir.
XII. JENIS KEGIATAN
Jenis kegiatan Semarak Tahun Baru 1432 Hijriyah adalah sebagai berikut:
1. Lomba Menulis Surat kepada Pak Camat untuk umum
2. Lomba Mewarnai Gambar untuk anak-anak
3. Lomba Peragaan Busana Muslimah untuk anak-anak
4. Doa bersama, pentas seni, diskusi publik, dan pengajian umum pada malam
1 Muharram 1432 H
5. Launching Gerakan ULURKAN SERIBU, BANTU SAUDARAMU
(Direncanakan akan dilaksanakan perdana secara massal dan serentak pada Hari
Kamis, 16 Desember 2010 pukul 09.00 WIB bertepatan dengan tanggal
1 Muharram 1432 H di seluruh sekolah, kantor, dan tempat umum lainnya
dengan melibatkan seluruh siswa, guru, pegawai, dan masyarakat umum. Seluruh
foto dari semua tempat pelaksanaan akan dipublikasikan di blog dan facebook.
6. Kompetisi Sepak Takraw untuk umum
7. Penggalangan dana untuk anak yatim dan fakir miskin melalui:
a. Penjualan stiker
b. Publikasi nomor rekening di internet
c. Kontribusi sebagian biaya pendaftaran lomba
d. Penyebaran surat dan amplop partisipasi kepada Pejabat pemerintah,
pegawai negeri sipil (PNS), yayasan/lembaga sosial, dan donator umum
Semarak Tahun Baru 1432 H Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan
XIII. SKEMA SPONSORSHIP
Skema Sponsorship Semarak Tahun Baru 1432 Hijriyah terlampir.
XIV. PENUTUP
Sebagai sebuah kegiatan perdana, kami mempunyai harapan besar akan
suksesnya kegiatan. Dengan dukungan sponsor dan donatur, sinergi yang berangkat
dari hubungan kerjasama saling menguntungkan, kegiatan ini diharapkan dapat
menjadi titik start bagi kegiatan-kegiatan sejenis di masa-masa mendatang.
Sebagai insan biasa yang terdapat cela dan ketidakmampuan dalam
penyusunan proposal maupun dalam pelaksanaan kegiatan, dimohon kesediaannya
untuk memberikan saran dan kritik yang konstruktif untuk perbaikan dan
peningkatan kualitas kegiatan di masa-masa yang akan datang.
Paninggaran, 27 November 2010
Panitia Semarak Tahun Baru 1432 H
Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan
Ketua Sekretaris
DZAKIRON HELMY MUBAROK
Mengetahui,
Kepala UPT Pendidikan Paninggaran Gerakan Pramuka
Kwarran 11.26.02 Paninggaran
Ka. Kwarran
H. MUSTOFA, S.Pd. WACHYUDI, S.Pd.
Pembina NTA. 1126020001
NIP 19611020 198405 1 001
Mengetahui,
Camat Paninggaran
BUDYANTO, S.IP
Pembina
NIP 19561026 197803 1 004
Semarak Tahun Baru 1432 H Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan
Lampiran 1
SUSUNAN PANITIA
SEMARAK TAHUN BARU 1432 H
KECAMATAN PANINGGARAN KABUPATEN PEKALONGAN
Semarak Tahun Baru 1432 H Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan
Semarak Tahun Baru 1432 H Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan
Lampiran 2
TIME SCHEDULE
SEMARAK TAHUN BARU 1432 H
KECAMATAN PANINGGARAN KABUPATEN PEKALONGAN
NO DESKRIPSI HARI,
TANGGAL TEMPAT/TEKNIS
1
Publikasi kegiatan dan nomor
rekening untuk penggalangan
dana
Senin,
6 Desember 2010;
08.00 WIB
Online via blog dan 10
facebook secara bersamaan
2
Distribusi surat permohonan
partisipasi kegiatan ke seluruh
instansi/lembaga/organsisasi se-
Kecamatan Paninggaran
Senin,
6 Desember 2010;
08.00 WIB
Sekretariat, dilampiri pamflet /
brosur sponsor
3 Penempelan pamflet di 50 titik
strategis di wilayah Kecamatan
Senin,
6 Desember 2010;
08.00 WIB
Start dari Sekretariat
4 Doa bersama, pengajian umum,
pentas seni, diskusi publik
Senin,
6 Desember 2010;
19.30 WIB
Gedung KPRI MEKAR
Paninggaran
5 Distribusi dan penjualan stiker
Senin,
6 Desember 2010;
19.30 WIB
Launching stiker di Gedung
KPRI MEKAR Paninggaran
6
Launching Gerakan ULURKAN
SERIBU, BANTU
SAUDARAMU
Kamis,
16 Desember 2010;
09.00 WIB
Gedung KPRI MEKAR
Paninggaran. Direncanakan
akan dilaksanakan perdana
secara massal dan serentak
pada Hari Kamis, 16
Desember 2010 pukul 09.00
WIB di seluruh sekolah,
kantor, dan tempat umum
lainnya
7
Lomba Menulis Surat Kepada Pak
Camat
Senin -Sabtu,
6-18 Des. 2010
Pendaftaran dan penyerahan
surat di kantor sponsor utama
8 Lomba Mewarnai Gambar
Selasa,
14 Desember 2010
08.00 WIB
Balai Desa Paninggaran
9 Lomba Peragaan Busana
Muslimah
Selasa,
14 Desember 2010
10.00 WIB
Balai Desa Paninggaran
10 Penggalangan dana di Pasar /
Terminal Paninggaran
Selasa,
14 Desember 2010
09.00 WIB
Pasar / Terminal Paninggaran
11 Kompetisi Sepak Takraw
Rabu,
22 Desember 2010
08.00 WIB
Halaman SDN 01 Paninggaran
12
Rekapitulasi dana yang terkumpul
sekaligus penyerahan bantuan
secara simbolis oleh Pejabat
Pemkab Pekalongan atau Camat
Paninggaran
Rabu,
22 Desember 2010
16.00 WIB
Balai Desa Paninggaran atau
Kantor sponsor utama
Semarak Tahun Baru 1432 H Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan
Lampiran 3
RENCANA ANGGARAN BIAYA
SEMARAK TAHUN BARU 1432 H
KECAMATAN PANINGGARAN KABUPATEN PEKALONGAN
Lampiran 4
SKEMA SPONSORSHIP SEMARAK TAHUN BARU 1431 H
A. Klasifikasi Sponsor
NO JENIS PROSENTASE NOMINAL NO JENIS PROSENTASE NOMINAL
1 Sponsor Tunggal 100 % Rp 8.328.500,00 4 Sponsor Kelompok B 25 % Rp 2.082.125,00
2 Sponsor Utama 75 % Rp 6.246.375,00 5 Sponsor Kelompok C 10 % Rp 832.850,00
3 Sponsor Kelompok A 50 % Rp 4.164.250,00 6 Sponsor Kelompok D 5 % Rp 416.425,00
B. Jenis dan Kriteria Media Promosi
NO JENIS DESKRIPSI TARGET/SASARAN KELEBIHAN DURASI JENIS SPONSOR
s/d 31 Desember 2010 Sponsor Tunggal
1 Umbul-umbul
Dipasang di sekitar pelaksanaan kegiatan
serta di sekeliling Sekretariat Pramuka dan
Sekretariat Al Hidayah Paninggaran
Masyarakat umum Provokatif; menjadi pusat
perhatian s/d 20 Desember 2010 Sponsor Utama, A
s/d 30 Mei 2011 Sponsor Tunggal
2 Blog dan
Facebook
www.pramukakupaninggaran.wordpress.com
dan 10 facebook ke semua jaringan
pertemanan
Masyarakat umum,
khususnya pengguna
Blog dan facebook
Menjangkau dan dibaca
lebih banyak orang s/d 31 Desember 2010 Sponsor Utama, A
Dipasang di 3 titik strategis di jalur utama
Paninggaran s/d 31 Desember 3 Spanduk 2010 Sponsor Tunggal
Dipasang di 2 area
Masyarakat umum Provokatif; menjadi pusat
perhatian
s/d 20 Desember 2010 Sponsor Utama, A
4 Background
acara
Background acara, selanjutnya menjadi
background publikasi
Masyarakat umum,
Media massa (cetak dan
elektronik)
Menjadi pusat perhatian
dan dilihat oleh banyak
pengunjung
s/d 31 Desember 2010 Sponsor Tunggal,
Utama
Menjangkau semua instansi/lembaga dan
organisasi masyarakat serta distribusi pamflet
sponsor di Pasar Paninggaran
5 Pamflet /
brosur
Terpasang di 50 titik strategis wilayah
Kecamatan Paninggaran
Masyarakat umum Menjangkau dan dibaca
lebih banyak orang
Selama masih bisa
terbaca
D
Sponsor
Tunggal,
Utama,
A,B, C
6 Iklan pada
layar LCD Iklan dengan durasi yang berbeda Masyarakat umum Menarik, atraktif Kondisional Semua
7 Stan
Penjualan Stan penjualan di titik pusat kegiatan Masyarakat umum Menarik, atraktif Selama kegiatan Tunggal, Utama
8 Stiker Sarana penggalangan dana Masyarakat umum Menarik, atraktif Selama masih baik Tunggal, Utama, B
Keterangan:
1. Umbul-umbul, baliho, dan pamflet / brosur disediakan oleh sponsor kecuali pamflet kegiatan
2. Pamflet / brosur diserahkan kepada Tim dalam keadaan siap pasang berukuran maksimal = 21.5 cm x 16.5 cm atau ½ halaman kertas HVS folio/F4
3. Materi promosi yang ditampilkan di Blog dan Facebook tergantung dari materi yang diserahkan oleh sponsor
Continue...


Rabu, 17 November 2010

PUISI MASTOHAR

Posted by AGUPENA Pekalongan on 20.46 0 komentar

KATA HATI

Sejuk di lorong rindang dedaunan
menyusup aku dalam keseharian
menipu setiap mata

Di ujung dalam semua beda
tak ada lembar rimbun dedaunan
luka di setiap batang pohonnya melukai hati
pada setiap suap nasi

Sementara tonggak menyeringai
mengancam bersama jalannya hari
oh...
membuat itu berhenti
atau biarkan bencana mengintai
dalam kebimbangan hati


HANYA DENGAN KETULUSAN HATI

Belum selesai kamu singkirkan
puing tulang belulang saudaramu yang berserakan
debu di kelopak mata
sayatan tangis di hati masih terasa
Kini
Lukamu bertambah lagi
ketika cinta yang tersimpan di hati
yang kau kukuhkan sebagai harga diri
terlukai
Kau harus ikuti tarian dari negeri impian
kau harus wujudkan angan dari dunia hayalan
berteriak
berteriaklah
menjeritlah
nestapa menhujan dalam dirimu
adalah kemuliaan pada dirimu
berharap kau lepas tarian budayamu
berharap kau lepaskan cerita hidupmu
di ujung arah mata angin tak pasti
binal mengajak kau mengganti tari
yang tak kau hormati selama ini
meski kau akui kau lebih suka jati diri
Continue...


Minggu, 31 Oktober 2010

Pengurus Agupena Cabang Kabupaten Pekalongan

Posted by AGUPENA Pekalongan on 01.48 0 komentar


PENASEHAT : Kepala Dinas Kabupaten Pekalongan
PEMBINA : Ketua Dewan Kesenian Daerah Pekalongan

KETUA : Sardono Syarief (SDN 02 Lumeneng,Paninggaran, Pekalongan)
WAKIL KETUA : Khaerul Huda, S.Pd. (SMPN 1 Doro)
SEKRETARIS : Drs. Mutohar (SDN 01 Paninggaran, Pekalongan)
WAKIL SEKRETARIS : Zulianto, S.Pd. (SDN 01 Paninggaran, Paninggaran, Pekalongan)
BENDAHARA : Karniti, S.Pd. (SDN 01 Petukangan, Wiradesa, Pekalongan)
WAKIL BENDAHARA : Dra. Kusmaniyah (SMA N 1 Kajen, Pekalongan)

DIVISI PENELITIAN DAN PENGEMBANG AN:
Rustanto, S.Pd. (SMA N 1 Sragi, Pekalongan)

DIVISI PENULISAN BUKU:
Jumadi, S.Pd. (SMP N 2 Bojong, Pekalongan)

DIVISI KARYA TULIS ILMIAH PENELITIAN:
Sujarwanto, S.Pd. (SMPN 1 Siwalan, Pekalongan)

DIVISI KARYA TULIS FIKSI: Najmudin (SDN 01 Wiroto, Wiradesa, Pekalongan)

DIVISI PENERBITAN Maliki, S.Pd. (SMP 2 Doro, Doro, Pekalongan)
Continue...


SEUNTAI KALUNG EMAS

Posted by AGUPENA Pekalongan on 01.31 1 komentar

Wati menangis terisak. Melihat itu, semua temannya bingung. Mereka tidak tahu duduk persoalannya, kenapa siang itu Wati menangis di dalam kelas? Itu sebabnya, Rina, teman duduk sebangkunya dengan lirih bertanya.

“Kenapa kau tiba-tiba menangis, Wat?”mata Rina menatapWati dengan teduh. “Apakah perutmu sakit?”sambung Rina lagi masih dengan suara lirih.
Wati menggeleng. Isaknya belum terhenti.

“Lalu, kenapa engkau mesti terus menangis begitu?”Rina masih penasaran melihat temannya bertingkah demikian.

“Kalung, kalung…..,”Wati berucap sendat di sela-sela isaknya.

“Kenapa kalungmu, Wat?”mata Rina memperhatikan leher Wati dengan kening sedikit berkerut.
Seraya masih terisak,Wati menjawab,”Kalung saya hilang, Rina,”adu anak itu sesaat setelah mengangkat mukanya memandangi Rina.

“Hah…? Kalungmu hilang, Wat?”seru Rina setengah tak percaya. Wati mengangguk, mengiyakan.

“Kiranya di mana kalungmu itu hilang, Wat?”selidik teman sebangkunya itu ingin segera mengerti.
Sembari menggeleng, Wati menjawab,”Entahlah. Aku baru merasakan kalau kalungku itu hilang belum lama ini, Rin.”

“Barangkali,”sahut Rina memancing. “Kalungmu lepas saat kita bermain bola kasti di lapangan sekolah tadi, Wat?”

“Mungkin saja dugaanmu benar, Rina,”sahut Wati lirih. “Bukankah tadi kita baru saja berolahraga di sana?”
Rina mengangguk, membenarkan. Sementara itu, Pak Gito, guru olahraga mereka masuk ke dalam kelas.

“Ribut-ribut ada apa, Rina? Tampaknya ada sesuatu yang kalian cari?”mata Pak Gito menangkap gelagat tak beres pada Rina dan Wati.

“Anu, Pak…..,”jawab Rina agak canggung.

“Anu apa?”tanya Pak Gito.

“Wati menangis, Pak.”

“Kenapa Wati menangis?”desak Pak Guru muda yang berkumis tipis itu ingin tahu.

“Kalung, kalungWati hilang, Pak.”

“Apa………? Kalung Wati hilang?”mata Pak Gito sedikit terbelalak. Kaget.

“Benar, Pak!”sahut Wati lirih. Meyakinkan.

“Kapan hal itu terjadi, Wat?”pandangan Pak Gito lurus-lurus ke arah Wati.

“Barangkali tadi, ketika kita berolahraga di lapangan sekolah, Pak,”jawab Rina mewakili Wati. Mendengar jawaban Rina tadi, sesaat Pak Gito diam untuk mengolah pikir. Tak lama dari itu, beliau pun berkata,”Sudahlah jangan menangis terus begitu, Wat! Kita cari kalungmu itu di lapangan.”
Wati diam.

“Anak-anak!,”seru Pak Gito kemudian kepada murid-muridnya.

“Ya, Pak!”sahut teman Wati serempak.

“Untuk mencarikan kalung Wati yang hilang. Sebaiknya, mari kita ke lapangan!”

“Mari,Pak! Mari…….!”teman-teman Wati setuju.

Maka, pergilah Pak Gito dan murid-muridnya ke lapangan yang berada di belakang gedung sekolah. Rupanya benar. Tidak berapa lama anak-anak itu mencari benda yang dimaksud. Salah seorang di antara mereka telah berhasil menemukan barang berharga milik Wati.

“Ini, Pak…..! Ini kalung milik Wati, Pak…..!” Raharjo demikian nama anak yang menemukan benda tersebut. Ia berseru seraya di tangan kanannya menggenggam seuntai kalung emas. Anak lelaki berseragam putih merah tadi lari-lari kegirangan mendapatkan Pak Gito.

“Mana?”pinta Pak Gito seraya menerima benda kekuningan dari tangan Raharjo. Lebih lanjut Pak Gito bertanya,”Benarkah ini kalung emas milikmu, Wati?”
Untuk sesaat Wati mengamat-amati benda kekuningan yang ada di tangan Pak Gito.

“Coba, Pak?”tanyanya penuh selidik.

“Benarkah ini kalung milikmu?”sekali lagi Pak Gito menunjukkan benda kuning yang ada di tangannya.

“Iya. Benar, Pak,”ujar Wati lirih seraya mengangguk.

“Benar?”tanya Pak Gito minta keyakinan. Wati mengangguk mantap.

“Kalau benar,”ucap Pak Gito di tengah-tengah kerumunan muridnya. “Coba, kalian dengarkan semua, Anak-anak!”
Semua muridnya memasang telinga baik-baik.

“Anak-anak,” kata Pak Gito selanjutnya.

“Ya, Pak……!”sahut salah seorang anak di antara mereka.

“Kalian masih bersekolah bukan?”

“Masih, Pak!”sahut Raharjo mewakili teman-temannya.

“Baru duduk di SD dan masih kelas 5, bukan?”

“Iya, Pak….!”sahut anak-anak serempak.

“Nah! Karena kalian baru duduk di kelas 5 SD,”sahut Pak Gito. “Berarti kalian masih tergolong anak-anak. Masih terlalu muda untuk berdandan seperti orang dewasa,”Pak Gito diam sejenak. Pandangannya diedarkan ke semua wajah muridnya. Tak terkecuali Wati. “Karena kalian belum dewasa,”sambung Pak Gito tak lama dari itu. “Sebaiknya kalian tidak usah mengenakan segala macam perhiasan yang hanya pantas dikenakan oleh orang-orang dewasa.”

“Perhiasan apa saja misalnya, Pak?”sela Ardhana ingin tahu.

“Misalnya,”sahut Pak Guru muda yang berkumis tipis itu seraya tersenyum. “Kalung, gelang, anting-anting, cincin, maupun yang lainnya.”

“Kenapa sebabnya, Pak?”potong Rina ingin tahu alasan Pak Gito.

“Sebab, berbagai macam perhiasan tadi bisa mengundang malapetaka bagi anak-anak yang belum dewasa seperti kalian.”

“Maksud, Pak Guru?”potong Irfan dengan cepat.

“Maksud Bapak,”demikian Pak Gito bicara. “Para penodong, penjambret, penipu, akan merasa senang bila melihat calon mangsanya masih anak-anak,”sambungnya. “Terlebih lagi bila calon mangsanya mengenakan perhiasan yang berlebihan. Ini jelas akan

“Ya, kami paham,Pak….!”sahut anak-anak serempak.

“Nah, syukurlah kalau begitu!”sahut Pak Gito cepat. “Jadi, selain anting-anting, untuk bersekolah kalian tidak usah mengenakan kalung terlebih dahulu ya, Anak-anak!”

“Sampai kapan, Pak?”

“Sampai kalian lulus dari SD. Sampai usia kalian cukup remaja. Paham?”

“Paham, Pak…!”

“Nah, kalau demikian, mari kita kembali ke sekolah!”ajak PakGito sembari menyerahkan seuntai kalung emas yang ada di tagannya kepada Wati.***



Continue...


PUISI SARDONO SYARIF

Posted by AGUPENA Pekalongan on 01.27 0 komentar

Gadis Manis di Teras Sekolah
Gadis manis di teras sekolah
Bertingkah amat lincah
Kata, tawa, terpecah-pecah
Ulah ramah tamah
Gadis manis di teras sekolah
Ria hati ceria wajah
Daku memandangmu kian tak betah
Ah…!
Mengapa Nona
Daku salah tingkah?
sudut desa paninggaran, 2008

Tuginem Pemetik Kembang Melati
Ginem…..
Bulu alis matamu itu, lentik
Penampilanmu, lembut anggun
Kata ramahmu, lugu
Sungguh kau asli gadis dusun
Yang terselip di kaki gunung paninggaran ini
Ginem….
Duh cantik nian kau!
Melati-melati itupun memujamu
Mereka tak segan menyambutmu datang kemari
Meski akhirnya kaupetik dari tangkainya nanti
Duh, Ginem…!
Sumpah mampus
Akupun ingin jadi melati-melati itu
Memori
Membuka halaman akhir memori itu
Kuingat lagi kamu,
Ning !
sudut desa paninggaran, 2008

TIRAI
Serahut wajah
Bikin hati resah gelisah
Mata berbalas kejap
Bibir berbalas senyum
Namun, ah…..
Gapai
Tak pernah sampai !

KECEWA
Mengapa sampai kautikam
Senandung jantung
Merindukan peluk, Kasih?
Adakah hatimu luruh
Mendengarku mengaduh?
Mengapa sampai kautikam
Senandung jantung
Merindukan cinta, Sayang
Adakah hatimu tega
Melihatku kecewa?
Ah…..!

A S A
Menjalin bayang fatamorgana
Bersesanding denganmu
Mungkinkah itu?

Resah
Ada yang tertinggal di kamarmu
Malam itu
Sebagian hati
Yang tak mampu kubohongi
Cah ayu!

Sulit
Tak ada kata yang bisa kuucapkan
Tak ada kalimat yang bisa kutuliskan
Tak ada lukisan yang bisa kugambarkan
Begitu indah dan membanggakan
Sejuta kenangan yang kini kubawa pulang
Darimu, hai gadis pujaan!

Surat
Lewatmu
Sampaikan salam rinduku
Pada Kekasih

Rindu
Sih!
Di rumah ini
Kutunggu sapa ramahmu

Perjalanan
Kita dibawa laju bis
Gadis
Kau tersenyum manis
Berjam-jam kita tak diam
Dengan tajam
Matamu menukikku dalam
Ah…!
Siapa takkan betah
Menyimak ucap katamu
Bersitingkah ramah?

Perpisahan
Kapan kita kan saling bersua lagi, dara?

Cinta Hitam
(bagi Ning)
Memang akulah yang salah, Ning
Gelas bening yang engkau persiapkan untukku
Tanpa sadar kuremuk pecahkan
Di hadapan ibumu
Sore itu
Padahal
Taukah kau
Sesal menyelimut hati
Kurasakan sampai kini?
Ning….
Sesungguhnya bila pecahan gelas itu dapat kukumpulkan lagi
Dan ada kesediaan tanganmu untuk menerimanya kembali
Ingin kuberikan gelas utuh itu kepadamu
Maukah kamu?
Sudut desa Paninggaran, 2008

ALIS MATAMU ITU
(bagi ERTE)
Alis matamu itu, duh !
Membuat hatiku luruh
Alis matamu itu, duh!
Membuatku tersimpuh
Sungguh!
Sudut desa Paninggaran, 2008



Continue...


Jumat, 29 Oktober 2010

Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus AGUPENA Kabupaten/Kota

Posted by AGUPENA Pekalongan on 08.05 0 komentar

Momentum Seminar Nasional dan Pengumuman Hasil Lomba Penulisan Artikel Agupena Jateng 2009, pada tanggal 25 Juni lalu, diisi juga dengan pengukuhan dan pelantikan pengurus Agupena 9 (sembilan) cabang di Jawa Tengah. Pelantikan dan pengukuhan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Agupena Pusat, Bapak Achjar Chalil, S.Pd dan disaksikan oleh sekira 400 peserta seminar nasional.

Ketua Umum Agupena Jawa Tengah, Deni Kurniawan As’ari melantik secara resmi kepengurusan di 9 (sembilan) kabupaten/kota itu dengan sederhana tapi penuh khidmat. Setelah SK dibacakan oleh Sekretaris Umum, Dra. Hj. Endar Yuniarti, M.Hum para peserta pelantikan dipanggil satu persatu menuju mimbar acara yang telah disiapkan.

Sebelum dilakukan prosesi pelantikan, Ketua Umum Agupena Jawa Tengah mengajukan pertanyaan kepada para peserta pelantikan, “Apakah saudara-saudara bersedia menjadi Pengurus Agupena tingkat kabupaten/kota dan siap menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya?” Secara serempak para peserta menjawab, ” Bersediaaaa”.

Selanjutnya Ketua Umum Agupena Jawa Tengah melantik secara resmi para pengurus Agupena tingkat kabupaten/kota itu yang sebelumnya telah terbentuk melalui proses musyawarah yang demokratis. Sesaat setelah pelantikan dilakukan, para peserta membacakan ikrar pengurus yang dipandu oleh Ketua Umum Agupena Jawa Tengah.

Di akhir acara pelantikan, tak ketinggalan Ketua Umum Agupena pusat memberikan pembekalan dan motivasi kepada para pengurus agar dapat melaksanakan amanah dengan baik. Beliau menekankan bahwa Agupena hanya sebagai wadah yang diumpamakan sajadah panjang perjuangan insan pendidik untuk ikut meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di tempatnya masing-masing.

Ketua Umum Agupena Pusat, Bapak Achjar Chalil, S.Pd berkenan untuk menyerahkan SK kepengurusan kepada para ketua. Adapun pengurus Agupena Kabupaten/Kota yang dilantik meliputi:
1. Agupena Cabang Kabupaten Temanggung, Ketua Drs. Hendro Martono (SMK N 2 Temanggung)
2. Agupena Cabang Kabupaten Purworejo, Ketua Dra. Nikmah Nurbaity, M.Pd. (SMA N 5 Purworejo)
3. Agupena Cabang Kabupaten dan Kota Magelang, Ketua Drs. Parjopo (SMP N 13 Magelang)
4. Agupena Cabang Kabupaten Kebumen, Ketua Martiyono, S.Pd (SMP4 Kebumen)
5. Agupena Cabang Kabupaten Kendal, Ketua Supardi, M.Pd (SMP N 2 Limbangan Kendal0
6. Agupena Cabang Kabupaten Pekalongan, Ketua Sardono Syarief (SD N 02 Lumeneng Paninggaran, Pekalongan)
7. Agupena Cabang Kabupaten Banjarnegara, Ketua Drs. Warsito (SMK Cokroaminoto)
8. Agupena Cabang Kabupaten Pemalang, Ketua Imam Musorikh, S.Pd (SMP N 1 Moga, Pemalang)
9. Agupena Cabang Kabupaten Blora, Ketua Suryono, S.Pd (SMP N 1 Ngawen)

Dua kepengurusan Agupena sebelumnya telah dikukuhkan dan dilantik di Purwokerto yaitu Agupena Cabang Kabupaten Banyumas dan Agupena Cabang Kabupaten Purbalingga.

Ada agenda utama yang harus dilakukan oleh pengurus Agupena di tingkat kabupaten/kota sebagaimana disampaikan Ketua Umum Agupena Jawa Tengah yakni program unggulan berupa GRIYA PENULISAN AGUPENA atau RUMAH PENA. Melalui Griya Penulisan Agupena itu setiap pengurus dan anggota di setiap kabupaten/kota mengadakan pertemuan rutin dwi-mingguan atau bulanan untuk sharing tentang kepenulisan. Personil pengurus dan atau anggota yang telah berpengalaman di bidang kepenulisan untuk menularkan kemampuan dan pengalamannya itu kepada yang lain. Masing-masing personil didorong untuk terus meningkatkan kapabilitasnya di bidang penulisan meliputi penulisan buku, KTI penelitian, karya tulis ilmiah populer, fiksi dan lain sebagainya.

Di samping itu pengurus dan anggota Agupena didorong untuk melek teknologi dan salah satunya wajib untuk memiliki blog sebagai media untuk menyemai karya tulisnya masing-masing.
***


Continue...


Puisi-puisi Religius Sardono Syarif

Posted by AGUPENA Pekalongan on 08.00 1 komentar

JIKA SUDAH SIAP
Jika sudah siap
Apalagi yang engkau pikirkan
Sementara keranda telah menunggumu di halaman

Jika sudah siap
Apalagi yang engkau ragukan
Sementara adzan telah lama diperdengarkan

Jika sudah siap
Apalagi yang engkau renungkan
Sementara Munkar Nakir telah menunggumu di kuburan

Jika sudah siap
Cepat berangkat
Bukankah para pelayat
Telah usai sholat
Siap mengiringimu dengan kalimat sahadat

Jika sudah siap
Berangkat
Cepat !
Pekalongan, 25 Mei 2010

MAU APA?
Mau apa
Jika nafas telah meninggalkan raga
Menangis
Meronta
Mengharap iba
Semua tak berguna
Sia-sia!

Mau apa
Jika raga telah tak bernyawa
Mengharap kembali ke dunia
Mana bisa
Sedang pentas sandiwara
Telah ditutup tirainya

Mau apa
Jika yang Esa
Telah memanggilmu pulang ke asalnya?
Pekalongan, 25 Mei 2010

KITA INI APA?
Kita ini apa
Raja
Presiden
Menteri
Hakim
Penguasa
Semua tak berarti apa-apa

Kita ini apa
Selain sebutir debu
Yang mudah ditiupNya
Dan kan lenyap begitu saja
Kita ini bukan apa-apa
Kita ini apa…..?
Pekalongan, 25 Mei 2010

SEBENTAR LAGI
Sebentar lagi
Jangan Kaujemput aku detik ini
Sebentar lagi
Biarkan dulu aku selesai mengaji
Sebentar lagi
Kautunggu aku di sini
Sebentar lagi
Aku kan berkemas diri
Sebentar lagi
Nanti Kau kan kukabari
Sebentar lagi
Silakan Kauajak aku berlari
Menghadap Illahi
Pekalongan , 25 Mei 2010

SAJADAH
Kau saksiku berdiri lima kali
Menghadap Gusti
Kau saksiku berdiri seringkali
Tiap malam sepi begini
Kau saksiku berdiri
Meratap harap ridlo Illahi
Sajadah
Masih bisakah
Noktah dosaku
Diampuni Allah?

Pekalongan, 25 Mei 2010

DI ATAS GUNDUKAN TANAH MERAH
Di atas gundukan tanah merah
Diri tertegun
Siapakah di dalamnya jasad yang ditimbun?
Di atas gundukan tanah merah
Diri senantiasa berpikir
Pernahkah selama hidup si jasad mengalunkan dhikir?
Di atas gundukan tanah merah
Diri tak habis bertanya
Sedang mengapakah si jasad di sana?
Ditanyaikah
Dihukumkah
Bahagiakah
Menderitakah
Ah, sungguh diri tak mengerti
Sebab jarak pandang mata kita
Terbatas sudah
Antara hidup dan mati
Di atas gundukan tanah merah
Di dalamnya kita bakal menyerah!
Paninggaran, 1991/2009



Continue...